Belajar adzan dari gaib

Siang itu ku arahkan motorku ke arah gunung di kota K,niatku sengaja untuk bertafaqur dan lebih mengenal alam ini.
3jam perjalanan akhirnya sampai dikaki gunung itu,setelah menitipkan motorku disebuah warung aku lanjutkan dengan berjalan kaki menuju ke atas gunung,karena tidak bisa dilaju dengan kendaraan.
Dengan terengah dan keringat bercucuran terus ku ayunkan kaki ini menuju tujuan,aku berfikir cuma segini tenaga manusia dibandingkan kuasa illahi yang tak terbatas,baru sedikit ditunjukan kuasaNYA dengan sebuah gunung saja sudah kewalahan,apa masih pantas manusia untuk sombong dan takabur,uff...membuat aku semakin malu pada diri sendiri.
Akhirnya sampai juga aku di salah satu air terjun digunung itu,setelah istirahat sejenak aku tunaikan sholat zuhur yang memang sudah memasuki waktunya.
Di atas sebuah batu besar aku sholat,lalu diteruskan zikir.ditengah khusunya zikir aku mendengar bunyi gamelan yang sedang dimainkan,suara itu seperti berasal dari atas air terjun.
Aku tak begitu perduli dengan suara gamelan itu,karena aku merasa ada orang didekatku saat itu.Ku tutup zikirku dengan do'a,lalu ku berpaling ke belakang,ternyata benar ada 2 orang pemuda tampan yang sedang menatapku.
Salah satu dari mereka tiba-tiba turun ke air di balik batu,pikirku mungkin untuk mandi,namun hingga aku turun gunung pemuda yang mandi tersebut tidak terlihat lagi dan tidak terdengar suara air layaknya orang mandi.
Sementara pemuda yang satunya menanyakan arah untuk ke puncak gunung,setelah ku beritahu pemuda tersebut pergi tanpa mengajak serta temannya yang tadi turun ke air.
Setelah itu aku kembali ke rumahku karena waktu sudah menjelang sore.
Malam hari seperti biasa aku tahajud,namun aku merasa akan ada sesuatu yang terjadi.Benar saja,ditengah khusunya zikir tahajud sekitar jam 01:00 tiba-tiba ada yang mengucap salam,ku jawab salam itu sambil kubuka mata.Aku sedikit terkejut setelah melihat yang mengucap salam itu ternyata seekor harimau loreng yang sangat besar.
Dengan pasrah ke illahi aku bertanya tentang siapa dan apa tujuan harimau itu mengganggu zikirku,dia menjawab bahwa dia diutus oleh seseorang dari puncak gunung yang tadi siang untuk menjemputku,katanya ada suatu hal yang harus dibicarakan.
Dengan percaya aku ikut dengan harimau itu,aku melihat tubuhku masih duduk zikir bersila didalam kamarku,lalu siapa aku yang mengikuti harimau itu,bagaimana mungkin aku ada dua,duh gusti kuasa apalagi yang ingin KAU tunjukan padaku.
Terus aku melangkah mengikuti harimau itu dengan meninggalkan aku yang satunya berzikir didalam kamar.
Kuperkirakan tak sampai 5 menit aku sudah sampai dipuncak gunung,kulihat ada seseorang lelaki paruhbaya berpakaian ala jawa tempo dulu dengan wajah bersinar penuh wibawa sedang berdiri didepan rumah sambil melihat ke arah tanah lapang luas yang terhampar didepannya.Yang membuat aku bingung kenapa waktu tiba-tiba menjadi siang seolah menjelang sholat ashar.
Setelah ku ucap salam,lelaki itu menjawab salamku dan harimau yang membawaku tadi raib entah kemana.
Dengan terus memandang tanah lapang luas lelaki itu memintaku untuk ikut melihat apa yang dia lihat,dia berkata bahwa tempat ini sudah banyak disalah gunakan untuk hal yang tidak benar.
"Lihatlah ke tanah lapang itu dengan jelas"ucap lelaki itu
Aku melihat ditanah lapang itu ada ratusan pemuda berpakaian putih(santrinya lelaki yang sedang berdiri bersamaku) sedang bersiap tempur dengan ratusan orang yang ada didepannya.Ada seorang pemuda berpakaian putih yang berdiri diatas sebuah batu tinggi diantara barisan santri sambil menatap tajam ke arah musuh.
Tiba-tiba lelaki disampingku menggerakkan tangannya seolah memberi perintah,pemuda yang diatas batu tinggi lalu mengumandangkan adzan.Subhanallah,seiring suara adzan tiba-tiba datang angin yang sangat kencang menuju arah musuh.Dengan jeritan kesakitan semua musuh itu hancur berterbangan dihantam angin yang datang bersama suara adzan.
Setelah musuh tak tersisa,lalu lelaki itu menjelaskan tentang dahsyatnya adzan jika tahu intinya,dia lalu mengajarkanku.Dengan tekun aku menyimak semua penjelasannya,alhamdulillah aku mengerti dan faham semuanya.
Setelah selesai lelaki itu memintaku pulang kembali.Dengan diantarkan harimau yang entah datang darimana akhirnya aku kembali ke rumah,aku masih melihat tubuhku sedang zikir bersila.Aku masuk kedalam tubuhku itu,setelah itu harimau pamit menghilang kembali ke asalnya.
Kuhentikan zikir karena waktu subuh sudah tiba,setelah sholat aku berfikir tentang semua kejadian tadi.Tak hentinya aku bersyukur ke illahi atas semua karuniaNYA yang membuatku semakin takjub.
Mungkin illahi ingin mengingatkan aku tentang dahsyatnya kekuatan adzan lewat lelaki misterius dipuncak gunung jika kita mau mengamalkannya dengan iklas dan istiqomah.
Tak hentinya aku mengingatkan pembaca untuk mengambil hikmah dari ceritaku tadi.Jangan melihat dari siapa yang bercerita,tapi lihat dan ambil hikmah dari isi ceritanya.
Itulah sedikit kisah pribadiku yang bisa kutuliskan,dan masih banyak kisahku yang insyaallah akan ku tuliskan dilain waktu.
Silahkan jika ada teman semua yang ingin bercerita ataupun musyawarah tentang apapun itu,mudah-mudahan bisa jadi manfaat kebaikan untuk kita semua.
Terima kasih

Komentar

Posting Komentar