Suara dari alam kubur
Masa kecilku hanya diisi oleh bermain,sekolah,dan mengaji selepas magrib di mushola kampung di kota I di jawa barat.aku dibesarkan oleh seorang ibu yg hanya bekerja sebagai petani.
Selepas SMU aku bekerja dikota K di jawa barat.Pergaulan bebas dikota K membuatku terjerumus dalam perjudian dan narkoba,membuatku semakin jauh dari agama yang selama masa kecil aku tekuni.
Setiap pulang kampung aku selalu ditegur ibu agar berhenti dari pergaulan seperti itu,namun aku tidak menggubrisnya.mungkin karena saat itu aku merasa penghasilanku lebih dari cukup.
Hingga suatu hari di bulan september 2003,aku mendapat kabar bahwa ibu meninggal dunia.Segera saja saat itu juga aku pulang kampung.
Aku tiba di kampung tepat malam jumat kliwon,langsung aku tak bisa berkata apa-apa menatap tubuh ibuku yang sudah ditutup kain.Ku bacakan surat yassin disamping jenajah ibuku berkali-kali.
Tepat jam 3 dini hari aku mendengar nenekku seperti membuka pintu belakang rumah,aku bertanya kenapa nenek ada dibelakang,nenek menjawab ada leluhur(karuhun) datang dari sanggabuana untuk menengok ibumu.
Aku bingung dengan perkataan nenek,lalu nenek bercerita,tadi nenek mendengar suara erangan harimau dan garukan kukunya dipintu belakang,makanya nenek membuka pintu,setelah dibuka ternyata ada seekor harimau kumbang sebesar kerbau minta ijin untuk menengok ibuku,nenek bilang itulah leluhur(karuhun) kita.
Setelah mendengar cerita nenek,dengan masih bingung aku kembali ke samping tubuh ibu untuk melanjutkan mengaji.
Esoknya aku melihat banyak sekali orang yang datang melayat,aku sendiri seumur hidup baru melihat ada orang melayat banyak seperti ini,mereka semua menangis,padahal ibuku hanya wanita petani biasa.
Kami semua mengantarkan jenajah ibu selepas sholat jum'at.Aku paling pertama turun ke lubang kubur untuk menerima jenajah ibuku yang akan di turunkan.Aku berniat hendak azan di samping tubuh ibu di lubang kubur.Namun seseaat sebelum azan,aku mendengar suara tanpa rupa.Suara itu berbunyi "LIHATLAH OLEHMU MANUSIA KEMBALI TIDAK MEMBAWA APA-APA".Suara itu keras seperti guntur yang langsung menghujam hatiku,aku bergetar seperti di tampar.Namun aku tidak melihat siapa yang berbicara tadi,dan aku melihat semua orang disekitarku seperti tidak ada yang mendengar suara tadi,jadi cuma aku saja yang mendengar.
Setelah berusaha mengendalikan diri,aku melanjutkan untuk azan dan menyelesaikan penguburun.
Selama beberapa hari aku tinggal dikampung mengikuti tahlilan sesuai adat dikampungku,sambil terus aku pikirkan tentang kejadian dipemakaman tadi.
Setelah seleasai semua acara,aku kembali ke kota tempatku bekerja.Namun bukan untuk kembali kerja,tapi untuk mengundurkan diri dari pekerjaanku.Aku pun tidak mengerti kenapa aku memutuskan berhenti bekerja,padahal penghasilanku cukup besar.
Setelah resmi berhenti kerja,aku fokus kembali mendekatkan diri pada TUHAN,kembali aku buka Al-qur'an dan aku khatamkan selama 40hari siang malam berikut terjemahannya.Lalu aku buka kembali kitab-kitab sunah dan banyak kitab lain karya imam ghozali dan syeikh yusuf al-qardawi.Semua aku khatamkan dalam 3 bulan.
Namun jelas semua ada resikonya.Aku yang sebelumnya serba kecukupan,lalu diuji dengan serba kekurangan,bahkan seringkali tidak makan berhari-hari.Pahitnya lagi,saat seperti itu semua temanku menjauhi aku,bahkan ada yang menganggap aku gila.Aku jalani semua itu dengan sabar dan iklas karena Allah swt.
Selanjutnya banyak kejadian gaib diluar nalar manusia yang aku alami,insyaAllah akan aku ceritakan nanti di blog ini.
Terima kasih kepada semua yang telah meluangkan waktu membaca sedikit kisahku,sikahkan jika ada yang mau berkomentar atau musyawarah.
Komentar
Posting Komentar