Harta gaib 1
Waktu begitu cepat berlalu seiring nafsu insan yang semakin menggunung.Ku tatap mentari pagi itu cerah tanpa awan seolah menantang kesombongan manusia.
Sore itu,rabu selepas sholat ashar ku lanjutkan dengan mengaji didalam kamarku.Namun aku merasa seolah akan ada kejadian yang tidak bisa aku mengerti.
Benar saja,tiba-tiba aku cium harum bunga melati yang begitu menyengat.Entah darimana datangnya tiba-tiba berdiri dihadapanku 3 orang wanita berbaju dan berkerudung putih yang sangat cantik,namun yang menurutku sangat luar biasa cantiknya adalah wanita yang berdiri paling depan(yang mungkin sebagai pemimpin dari dua wanita dibelakangnya).
Wanita yang didepan mengucap salam,aku jawab salam itu.Lalu dia memperkenalkan diri bernama Rohimah,dan dia juga memperkenalkan dua wanita pendampingnya.Dia mengaku penguasa bangsa jin/peri didaerah tempatku tinggal.
Lalu aku tanyakan apa maksud tujuan kedatangannya,dia menjawab ingin belajar ngaji kepadaku.
Dengan iklas aku persilahkan mereka duduk dihadapanku sembari belajar ngaji.Setelah selesai,sebelum pamit Rohimah memintaku menjadi suaminya.Aku sedikit terkejut,lalu ku jelaskan bahwa kita beda alam dan tidak diperkenankan untuk menikah.Mungkin jika hanya menjadi saudara aku mau.
Dengan wajah sedikit kecewa lalu Rohimah dan dua asistennya pamit kembali ke alamnya.
Aku masih duduk termenung memikirkan kejadian tadi.
Waktu berjalan seperti biasa,esoknya kamis selepas ashar kembali ku mengaji.Perasaanku kembali menangkap akan ada kejadian aneh.Benar saja,tiba-tiba dihadapanku muncul seekor harimau loreng sebesar kerbau.
Dia mengucap salam dan menyampaikan datang untuk menjemputku.Dengan iklas aku jawab siap mengikutinya.
Ake melihat tubuh halusku keluar dari jasadku yang masih duduk bersila didepan Al-qur'an
Aku ikuti harimau itu,tak berselang lama aku sampai digerbang sebuah istana yang sangat megah.Harimau itu berucap silahkan masuk,dan dia akan menunggu didepan gerbang.
Tiba-tiba gerbang itu terbuka dengan sendirinya.Ku langkahkan kakiku masuk ke dalam,ku lihat sebuah ruangan besar dan megah.Ditengah jalannya terhampar permadani indah menuju sebuah tempat tinggi yang mirip singgasana raja.Sementara dikanan kirinya berbaris rapih para wanita cantik berpakaian dan berkerudung serba putih.
Ku lihat diatas singgasana itu duduk Rohimah dengan begitu cantik dan anggunnya.Dia mengucap salam dan berkata selamat datang diistananya,ku jawab salam itu dengan senyum.
Lalu Rohimah bertepuk tangan sekali seolah itu sebuah isyarat untuk para abdinya.Dari sebuah pintu lalu muncul 4 orang wanita sembari membawa 2 peti yang cukup besar ke depanku.
Lalu Rohimah memintaku membuka kedua peti tersebut.Ku perhatikan peti itu berukiran indah terbuat dari kayu jaman dulu.Ku buka salah satu peti itu dengan mengucap bassmallah.
Aku takjub melihat isi peti itu yang penuh dengan permata,berlian,dan batu berharga yang berkilauan dengan berbagai ukuran dan bentuk.
Rohimah berkata bahwa itu semua untukku,sedikit terkejut aku mendengarnya.Dengan senyum lembut aku menolaknya,dan berkata bahwa jika Rohimah memang berniat baik lebih baik semua ini diberikan kepada anak yatim dan fakir miskin.
Rohimah terdiam dengan mata berkaca-kaca,lalu dia berkata tidak apa-apa jika aku tidak mau.
Namun dia kembali berkata bahwa dia akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk menghubungi dia jika aku sedang kesepian dan butuh teman berbincang,dengan iklas dan tekun aku mengingat semua perkataan dia.
Setelah selesai aku lalu pamit,kembali harimau itu mengantarkan aku ke tubuh ku yang masih duduk bersila didepan Al-qur'an.Setelah selesai harimau itu pamit dan menghilang entah kemana.
Aku tersadar dari duduk,termenung memikirkan kejadian tadi.
Beberapa kali aku mencoba memanggil Rohimah saat aku butuhkan,ternyata benar dia langsung datang dihadapanku.
Terima kasih Rohimah telah setia menjadi sahabat baikku,dan terima kasih pula atas apa yang kau ajarkan padaku,aku akan selalu mengingatmu.
Demikianlah salah satu dari sekian banyak kisah gaibku,insyaallah dilain waktu akan ku tuliskan kembali disini.
Ambilah hikmah dan pelajaran dari kisah hidupku tadi,semoga ada manfaatnya untuk kita semua.
Silahkan jika ada teman-teman yang ingin bercerita,komentar,ataupun musyawarah.supaya bisa jadi tambahan ilmu juga untukku.
Terima kasih
Jika itu aku pasti sudah iya aja diajak menikah Mbah 😀
BalasHapus